Jika ke Batam, enaknya kemana aja ya?

By CERITA WINNIE BLOG - April 30, 2018

Jembatan Barelang

Hello Kota Batam..

Perjalananku ke kota Batam ini memang udah jauh-jauh hari gue rencanain. Dari dulu kota Batam sudah jadi inceran buat gue jelajahi tapi belum ada waktu terbang kesana. 

Batam yang seperti kita ketahui, kota ini sudah berkembang maju banget dan kota ini sangat dekat dengan negara tetangga kita yaitu Singapore maka nggak heran traveller Indonesia biasanya menjadikan kota ini menjadi kota transit jika mau liburan ke negara Siangpore. Selain itu, kota Batam terkenal dengan wisata kuliner dan wisata belanjanya.

Kemarin sebelum gue menyebrang ke Pulau Bintan, satu malam gue ambil penginapan di kota Batam. Karena waktu gue terbatas disini, jadi gue cuma eksplore beberapa tempat aja di kota Batam.  Nah kemarin gue kemana aja jalan-jalannya bisa cek siapa tau aja jadi referensi buat kalian yang mau ke kota Batam.

1. Mencicipi Sop Ikan Yong Kee.

Berhubung waktu itu gue mendarat di Batamnya pagi menjelang siang, perut dari tadi pagi belum keisi. Gue langsung cari tempat makan karena juga udah waktunya jam makan siang. Pastinya gue mencari tempat makan yang menjadi khas nya Batam. Dan kebetulan neh dekat Hotel gue (sekalian check in dulu) ada rumah makan yang sudah tersohor di kota Batam. Namanya "Rumah Makan Sop Ikan Yong Kee"

"Soup Seafood Istimewa Yong Kee"
Suasana di RM. Sop Ikan Yong Kee

Batam itu kan terkenal banget ya sama seafoodnya. Dan salah satu olahan seafood yang terkenal itu ada pada Sop Ikan yang juga menjadi menu utama di rumah makan ini. Penasaran kaya apa rasanya? Sebenarnya gue pernah ngerasain Sop Ikan Batam yang di Jakarta cuma gue penasaran Sop Ikan Batam di kotanya sendiri, hehe.

Gue kemarin pesan Sop Ikan Batam dan Ikan Kerapu Asam Manis plus sayur Capcay Seafood. Semua menu berbahan olahan seafood. Dan nggak lupa camilannya "Otak-otak".

Kiri - Kanan : Sayur Capcay, Sop Ikan, Ikan Kerapu Asam Manis
Satu hal yang unik yang gue temuin di Kota Batam, gue kemarin sempat bingung ada menu di daftar minuman "Teh O" dan "Teh Obeng". Jangan salah sangka dengan namanya bukan Obeng perkakas gitu ya. Mungkin karena Batam ini dekat dengan negara tetangga, jadi soal sebutan nama minuman pun sedikit mengikuti negara Malaysia. Kalau Teh O itu artinya ya Teh Tawar dan Teh Obeng artinya Teh Manis.

Kalau ditanya berapa duit habis makan disana?
Rincian Harganya :
Sop Ikan ukuran Jumbo IDR86.000
Nasi Putih @IDR8.000
Kerapu Asam Manis IDR100.000
CapCay IDR 48.000
Dan otak-otak @IDR3.000
Total hitung sendiri ya.

SOP IKAN ISTIMEWA YONG KEE

OPEN
07.30 s/d 21.00 wib

GETTING THERE
Lokasinya dekat dari Nagoya Shopping Mall paling kalau jalan 20 menit tapi kalau menggunakan kendaraan hanya 10menit saja tapi kalau mau kesini pakai GPS aja cari Panin Bank KCP Nagoya, lokasi restauratnya persis didepan Panin Bank KCP Nagoya


2. Bukit Clara "Welcome To Batam".


Puas makan Sop Ikan khas Batam, sambil menghilangkan kekenyangan ini gue langsung cuss pergi ke tujuan pertama yaitu Bukit Clara, dan ada apa sih di bukit clara? Jadi di bukit clara ada tulisan yang bertuliskan "Welcome To Batam" dan tulisannya mirip-mirip tulisan "Hollywood" diatas bukit.. Ini juga salah satu ikon kota Batam, kalau lu nggak foto disini belum sah ke kota Batam, hihi.

Lokasi Bukit Sylvia ini berada nggak jauh dari alun-alun kota Batam Centre tepatnya dekat Masjid Agung Batam dan kantor Walikota Batam. Untuk menuju ke bukit clara gue naik angkot bayar 5rb dari Nagoya Hill, Sesampai gue di bukit clara, terlihat lapangan luas dan banyak pedagang jajanan gitu. Dan dari lapangan itu, kita bisa foto-foto yang mengarah ketulisan "Welcome To Batam".

Suasana penampakan sekitar Bukit Sylvia


3. Jembatan Barelang.
Barelang Bridge
Second stop gue yaitu ke jembatan yang sudah menjadi ikonnya kota Batam. Dan gue kemarin dari Bukit Sylvia langsung cus order Go-Car menuju Jembatan Barelang biaya ongkosnga kemarin cuma 59rb.

Jaraknya lumayan jauh juga perjalanan memakan waktu 50 menit kita sudah sampai di Jembatan Barelang. Kebetulan waktu itu gue sampai di sini sudah menjelang sore jadi jembatan barelang ini ramai banget. Banyak warga lokal batam yang sekedar menghabiskan waktu sore mereka bersama keluarga. Disini kami membayar 5rb untuk biaya parkir (karena kami minta untuk ditungguin jadi kami kena biaya parkir).

Sepupuku dan Jembatan Barelang
Gue suka view sekitar jembatan barelang :))
Catatan untuk ingin kesini, jika kamu sewa go-car untuk menuju kesini seperti gue kemarin, kalian boleh minta ditungguin aja dengan abang GoCarnya karena di daerah jembatan barelang ini tidak ada angkot dan tidak ada taksi juga yang melintas. Jadi dari pada nanti pulangnya bingung karena nggak ada kendaraan lebih baik minta ditungguin.

Penampakan Jembatan Barelang ini hampir mirip seperti Jembatan Suramadu di Surabaya. Cuma bedanya kalau Jembatan Barelang ini kita bisa ambil foto di tengah-tengah jalan jembatan ini. Karena kendaraan roda empat atau dua bisa berhenti sesuka hati ditengah-tengah jembatan, selain itu di tengah-tengah jembatan ini juga bisa buat berdagang loh.

Saat gue melewati diatas jembatan barelang
Dan kemarin gue diajak neh sama abang go-car nya buat jalan sebentar dari ujung jembatan sampai ujung jembatan satunya lagi, karena kemarin sedang hari libur jadi ramai banget, ada yang lagi duduk-duduk, ada yang foto-foto di atas jembatan selain itu jembatan ini juga ramai dengan pedagang bakso, mie ayam, batagor dan ada cilok. Hahaha *jadi lapar kan, hehe

Gue suka banget sama pemandangan sekitar jembatan ini karena kita bisa memandang laut lepas gitu dan airnya biru banget. Petjahh deh viewnya tapi sayang diatas jembatan ini terlalu crowded dengan lautan manusia.  

How To Get There : Kesini nggak ada tiket masuk cuma ada uang parkir sebesar IDR 5.000  

4. Makan Mie Tarempa
Balik dari Jembatan Barelang tiba-tiba gue di telepon sepupu gue yang sedang tugas di Batam. Dia ngajak ketemuan dan dia menyuruh kita untuk bertemu di RM. Makan di daerah Tiban. Langsung saja gue menuju ke rumah makan yang sudah ditentukan. Lagi-lagi gue makan yang menjadi ciri khas kota Batam, namanya RM. Mie Tarempa.
Mie Tarempa
Kali ini makannya berbahan dasar mie tapi toppingnya lagi-lagi olahan ikan, hihi. Yups, Mie Tarempa ini memang bahan dasarnya mie dicampur racikan bumbu khas dan beberapa olahan ikan. Lagi-lagi ikan! Tapi soal rasa, mie ini enaaaaaaaak pakai banget. Cobain deh kalau nggak percaya

Kenas
Luti Gendang




















Dan kalau kesini cobain camilannya, ada nasi dagang, luti gendang, dan kenas. Luti Gendang itu seperti kroket perawakannya cuma isian kroket kan ayam kalau luti gendang isiannya ikan tongkol, haha ikan lagi yaak. Kalau Kenas rasanya seperti pempek yang digoreng. Ini enak sumpah nggak bohong. Kalau nasi dagang mirip nasi kucing yang di Jogja, porsinya dikit dan soalnl rasa gurih dan enak. Dari ketiganya gue paling suka luti gendang, sampai-sampai kemarin gue beli tambahan luti gendang buat camilan di jalan, hehe.

MIE TAREMPA TIBAN

ALAMAT
Kompleks Stevonica Ruko No. 6 - 7, Patam Lestari, Sekupang, Kota Batam,
Kepulauan Riau

OPEN
07.00 s/d 20.00 wib

GETTING THERE
Kemarin gue menggunakan GPS, jadi gue saranin kalau mau kesini pakai panduan GPS aja nggak jauh juga dari Nagoya Hill Shopping Mall mungkin sekitar 30 menit


5. Nagoya Hill Mall.
Nagoya Hill
Balik dari Mie Tarempa, kami pun tidak langsung balik ke hotel, waktu sudah sore kami menghabiskan waktu sore menjelang malam di Nagoya Shopping Mall, mall yang juga jadi ikon kota Batam. Kalau kata orang, "nggak ke Batam kalau nggak maen ke Nagoya".

Yupss bener juga sih untungnya saya ambil penginapan dekat Nagoya Hill jadi dari Nagoya Hill ke penginapan tinggal jalan kaki deh. Dari Mie Tarempa Tiban ke Nagoya Shopping Mall dengan Go-Car sekitar 20rb.

Di Nagoya Hill,rencananya kami mau cari oleh-oleh khas Batam sebelum kami beranjak besok ke Bintan. Di depan Nagoya Hill, kami sempat membeli Kue Kek Pisang khas kota Batam. dan kami lanjut ke dalam mall. Secara garis besar yang namanya mall ya tetap mall, hehe tapi lucunya barang-barang yang di jual di Nagoya ini rata-rata barang impor dari negara tetangga yaitu Singapore. Seperti tas import, sepatu, coklat, camilan, sampai kaos pun banyak kaos yang bergambar "Merlion Park". Gue berasa sedang berada di Bugis Junction ini sih, Hihi

Interior dalam mallnya cantik yaa
 
6. Penutup Makan lagi di RM. ACIA

Capek keliling Nagoya, perut kami pun keroncongan. Sebelum balik ke hotel, kami mencari makan malam dulu. Nggak jauh dari Nagoya kami pun mencari rumah makan yang lagi-lagi berbahan dasar ikan. Mungkin balik dari Batam, saya akan puasa dulu nggak makan ikan nanti. Kata sepupuku, di Batam memang banyak ditemui rumah makan yang menjual hasil olahan ikan. Karena memang ikan disini sebagai hasil bumi Batam dan murah ikan disini. Pantes saja camilannya aja berbahan dasar ikan juga.
RM. Acia *agak ngeblur yaa
Kami diajak makan namanya RM. Acia. Di rumah makan ini, kami memesan beberapa ikan tapi satu yang membuat gue tertarik dengan "Kuo Ti". Apa itu Kuo Ti? Kuo Ti isiannya mie biasa cuma dikasih cakue dan entah dikasih apa lagi tapi kalau dikunyah kenyal gitu semuanya digoreng jadi satu terus dikasih kecap, soal rasa sedikit lebih manis tapi enak sih menurut gue.

Cobain juga yang menjadi ciri khas kota Batam yaitu "Gonggong", sejenis siput yang rasanya kenyal banget kalau digigit apalagi ditambah kuah sambal. Hmm mankyoss

Kuo Ti khas Batam
Olahan Ikan
Soal harga, karena semua makanan disini gue ditraktir sama sepupu gue jadi gue belum bisa share harganya. Tapi tempat makan ini sangat ramai banyak banget orang-orang Batam makan disini. Kalau kamu ke Batam, musti banget makan disini.

RM. ACIA SEAFOOD

ALAMAT
Jl. Imam Bonjol-Komplek Nagoya-Paradise Center Bl. A, Lubuk Baja Kota, Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444

***

Tips untuk kalian yang mau liburan di Kota Batam :

1. Hati-hati Dengan Argo Taksi Batam.
Pertama kali gue mendarat di kota Batam, gue sempat bingung mau naek apa dari Bandara ke penginapan. Yang terlihat kemarin di Bandara cuma ada taksi pangkalan gitu. Dan gue pun memutuskan untuk naik taksi yang ada disekitar Bandara. Jarak dari Bandara ke penginapan gue yang sekitar Nagoya tepatnya Hotel Gloris itu sebenarnya nggak jauh-jauh banget guys paling butuh waktu 50 menit aja. And you know what ongkos gue berapa hanya 125rb saja. WOW mahal banget ya booo!! Padahal kalau gue lihat di aplikasi GoCar biayanya hanya sekitar 60rb saja :(( Dan sejak saat itu, gue cuma satu kali aja naek taksi pangkalan selama di Batam selebihnya naik GoCar.  

2. Pesan taksi online harus kucing-kucingan dengan taksi pangkalan.

Kenapa sih kemarin gue nggak naek taksi online aja dari bandara ke penginapan? karena taksi online tidak ada disekitar bandara. 
Jadi di Batam ini unik menurut gue beda dengan kota besar lainnya, di Batam taksi pangkalan tidak memperboleh taksi online untuk beroperasi ditempat keramaian seperti mall, bandara, pelabuhan, tempat wisata bahkan bank pun tidak boleh. Sehingga kemarin gue sempat tuh kucing-kucingan pesan taksi online di tempat keramaian. Dan kemarin sempat juga ditanya dengan supir taksi pangkalan "order online ya?" Dan gue jawab "nggak ini saudara saya kok lagi jemput" padahal mah taksi online.  

3. Inget Budget Kalau Belanja di Batam.

Tips ini sih buat para traveller wanita guys terutama buat gue kemarin, kota Batam itu kan terkenal banget ya barang-barang import tapi harga miring. Tapi kalau kamu belinya juga kalap jadi bukan harga miring tuh, hihi Apalagi kalau kamu belanjanya di Nagoya Hill ataupun factory outlet sekitar daerah Nagoya wuihhh itu sih pasti kalap banget. Nah kamu harus sisihkan tuh uang buat beli barang dan uang buat kebutuhanmu selama di Batam. Dan inget budget juga yaa jangan sampai pulang dari Batam nggak bisa makan, hehe
***

Dan kalau sudah mengikuti tips dari gue boleh neh sekarang booking tiket tentuin tanggalnya dan langsung eksplore kota Batam. Happy Travelling guys!  

Cheers,  

Winnie

  • Share:

You Might Also Like

0 Comments