BERWISATA KULINER DI KOTA CIREBON

By CERITA WINNIE BLOG - February 12, 2018



Tiap-tiap orang beda-beda untuk tipe liburannya, ada yang travelling buat pergi ke alam, ada yang travellingnya cuma mau eksplore kotanya, ada juga yang travelling cuma buat kulineran, hahaha. Kalau gue sih suka ketiganya. LOL . Intinya kabur dari rutinitas dan dapat feel liburan.

Tapi kemarin saat gue plesiran ke kota Cirebon, agendanya kebanyakan kulineran, jadinya cuma makan dan makan. Dan memang kota yang mempunya julukan 'Kota Udang' atau 'Kota Wali' punua segudang makanan lezat yang menggoyang lidah. Ok, mulai aja ya!

1. Empal Gentong H.Apud

Jl. Ir, H. Juanda No.24
Kota Cirebon.





Kuliner yang pertama yang mau gue bahas ini merupakan kuliner khas banget dari kota Cirebon. Hampir semua orang tau, empal gentong itu asalnya dari Cirebon.

Tapi ada satu rumah makan empal gentong yang sudah legendaris sejak tahun 1994 namanya "Empal Gentong H. Apud". Dan bisa dibilang menjadi satu-satunya pelopor untuk empal gentong kuah asam (kuah bening).


Empal Gentong disini ada dua macam, empal gentong kuah santan dan empal gentong kuah asam. Keduanya sama-sama dimasak dengan menggunakan gentong kayu. Empal Gentong kuah santan ini gak jauh beda dengan soto daging kebanyakan. Untuk isiannya juga hampir sama daging sapi yang empuk namun pada empal gentong ini ditambahkan beberapa daun kucai, sedikit bawang goreng dan disiram dengan kuah santan dan racikan bumbu yang rasanya gurih banget dan ada rasa dari jeruk limau yang sudah gue siram sebelumnya.

Kalau Empal Gentong dengan kuah asam kuahnya bening seperti kuah sup ayam gitu. isiannya empal daging sapi, beberapa potongan tomar, ada belimbing wuluh yang menjadi asamnya. Untuk rasa dua-duanya t-o-p- b-g-t deh alias top banget.

Empal Gentong dengan kuah santan
Empal Gentong dengan kuah asam


















Selain empal, kamu bisa menambahkan jeroan sapi seperti usus, kikil dan jeroan lainnya. Seporsi empal gentong kuah santan/asam Rp. 22.000.
 (Updated 2017)

2. Nasi Jamblang Mang Dul.

Jalan Doktor Cipto Mangunkusumo No.8, 
Pekiringan, Kesambi, Pekiringan, Kesambi, 
Cirebon, Jawa Barat 45131





Kuliner yang kedua bisa dibilang kuliner legendaris karena sudah ada sejak jaman penjajahan. Legendaris banget kan! Namanya 'Nasi Jamblang'




Dan kemarin saya menemukan rumah makan yang bisa dibilang sudah mempunyai nama di kota Cirebon yaitu 'Nasi Jamblang Mang Dul'. Kebetulan lokasinya juga gak jauh dari hotel. Pas seberangnya Mal Grage.



Nasi Jamblang itu sendiri adalah nasi putih yang dibungkus dengan daun jati. Dan untuk lauk pauknya pembeli bisa memilih di gerobak yang sudah tersedia tinggal pilih mau lauk mana yang kamu mau. Porsi dari nasi jamblang ini sedikit, jadi kalau kamu yang doyan makan bisa pesan 2-3 nasi jamblang.



Kemarin gue menghabiskan 3 nasi jamblang dan lauk pauk serta camilan itu habis Rp. 49.000,-. Cukup murah kan ? Oia, untuk rumah makan ini dibuka jam 08.00 s/d 22.00 WIB.

Yang warna hijau itu nasi jamblangnya











3. Tahu Gejrot

Hmmm, Hampir disetiap sudut kota Cirebon, banyak abang-abang pedagang yang menjual 'Tahu Gejrot'. Walaupun makanan ini memang dapat gue jumpai di Jakarta, tapi tetap mumpung lagi di kota asalnya, gue musti cobain donk.

Makanan satu ini terdiri dari beberapa potongan tahu yang dicampur dengan beberapa cabai dan bawang merah yang sudah dipotong-potong dan disiram dengan kuah cuka. Nyam! Seporsi tahu gejrot ini harganya Rp.5.000,-.


Tahu Gejrot 
4. Docang





Nah kalau kuliner yang ini bisa juga disebut kuliner paling unik dari soal nama dan rasa. Kenapa ? Namanya saja sudah aneh 'Docang' kalau rasa yang pasti enak.

Docang ini terdiri dari isian lontong yang ditaburi parutan kelapa dan daun singkong yang sudah direbus bersama tauge trus disiram dengan kuah panas dage (sejenis oncom) yang sudah dihancurkan dan sebagai pelengkap diberi kerupuk putih dan sambel. Dari bentuk hampir mirip sama lontong sayur tapi ternyata rasanya berbeda. Agak aneh juga sih dimulut tapi nggak tahu kenapa gue suka banget sama makanan satu ini. Apalagi dimakan selagi hangat sangat cocok sama udara pagi kota Cirebon yang dingin karena semalaman diguyur hujan.

Seporsi Docang (krupuknya lupa ditaro)
Kalau yang gue makan ini gak ada tempat makan khusus jadi gue gak sengaja nemuin ibu-ibu menjual docang dengan gerobak pas didepan "GunungSari Trade Center" seberang Mal Grage. Dan kalau mau cobain docang ini harus dateng pagi-pagi ya karena lewat dari jam 10 makanan sudah habis. Dan seporsi docang harganya Rp. 10.000,-


5. Nasi Lengko H. Barno





Memang ya, Cirebon bisa dibilang kota segudang kuliner, gimana nggak banyak banget makanan khas dari daerah sini. Dan ini kuliner terakhir gue makan saat plesiran kesana, 'Nasi Lengko H. Barno'.



bumbu kacangnya petjah banget



Nasi Lengko ini berisi potongan tahu dan tempe goreng, lalu di kasih irisan mentimun, toge rebus, dan daun bawang, kemudian di beri bumbu kacang dan dikasih kecap diatasnya, serta taburan bawang goreng dan daun kucai menambah kenikmatan nasi lengko ini sendiri. 

Selain nasi lengko, di rumah makan ini menyediakan menu sate kambing untuk sebagai teman nasi lengko ataupun mau makan sate kambingnya sendiri juga gak papa. Seporsi nasi lengko Rp.9.000,- dan rumah makan ini dibuka pada pukul 06.00 s/d 20.00 WIB.
 
6. Berbelanja di Batik Trusmi





Kalau daritadi gue ajak kalian kuliner terus nah waktunya bakar lemak dengan berbelanja Batik di Cirebon. Kota Cirebon memang sangat terkenal dengan batiknya terutama motif "megamendung". Dan ini referensi berbelanja batik yang gue rekomendasiin namanya "BT Batik Trusmi".



Dsini banyak beragam motif batik mulai motif megamendung (khas dari kota Cirebon) sampai motif batik tulis ada dan soal harga ada yang harganya murah meriah, standart sampai batik yang harganya mahal juga ada. Di BT Bati Trusmi ini juga menyediakan beberapa souvenir, camilan yang bisa kalian jadikan oleh-oleh baut keluarga dirumah.

Pokonya kalau mau cari oleh-oleh dateng aja ke BT Batik Trusmi..



Salam



Winnie











  • Share:

You Might Also Like

0 Comments